"ORANG YANG TIDAK MEMBACA,PASTI TIDAK BANYAK TAU,MAKA BACALAH ISI BLOG SAYA WALAUPUN HANYA SEDIKIT"

Monday, June 3, 2013

SEJARAH JARINGAN KOMPUTER

Di tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai tercipta superkomputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), dan untuk pertama kali terbentuklah jaringan  (network) komputer pada lapis aplikasi.

Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Pada tahun 1957 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk oleh Departement of Defence (DoD) USA. Pada tahun 1967 desain awal dari ARPANET diterbitkan dan tahun 1969 DoD menggelar pengembangan ARPANET dengan mengadakan riset untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik (program ini dikenal dengan nama ARPANET).

Memasuki tahun 1970-an, sudah lebih dari 10 komputer berhasil dihubungkan sehingga komputer-komputer tersebut bisa berkomunikasi satu sama lain. Tahun 1972 Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan satu tahun sebelumnya ARPANET. Program ini begitu mudah dan langsung populer dengan memperkenalkan ikon @ yang berarti "at" atau "pada".

Tahun 1973 jaringan komputer ARPANET berkembang luas keluar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama di luar USA yang menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada tahun yang sama, 2 orang ahli komputer, Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran Internasional Network (Internet). Ide ini untuk pertama kalinya dipresentasikan di Sussex University.

Hari bersejarah berikutnya adalah pada tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirim e-mail dari Royal Signal and Radar Establisment di Malvern. Setahun kemudian sudah lebih dari 100 komputer yang tergabung di ARPANET membentuk sebuah network.

Pada tahun 1979 Tom Truscott, Jim Ellis, dan Steve Bellovin menciptakan newsgroup pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan baru dengan meluncurkan telepon TV pertama, di mana orang bisa telephone sambil melihat wajah lawan bicaranya melalui video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan suatu protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol/Internet Protoco (TCP/IP) yang kita kenal hingga saat ini.

Sementara di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan EUNET, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara Belanda , Inggris, Denmark dan Swedia, yang menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET, dan untuk menyeragamkan alamat di jaringan yang ada.

Pada tahun 1984 diperkenalkan Domain Name System (DNS) yang merupakan sistem penamaan masing-masing unit komputer yang terhubung di jaringan. Telah terhubung lebih dari 1000 unit komputer hingga tahun  1984 itu dan pada tahun 1987 komputer yang tersambung melebihi angka 10.000 unit.

Pada tahun 1988 Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan memperkenalkan IRC dan setahun kemudian jumlah komputer yang terhubung melonjak 10 kali lipat (lebih dari 100.000 unit komputer). 

Tahun 1992 adalah tahun yang paling bersejarah ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lain. Program ini disebut www (World Wide Web) yang kemudian memunculkan istilah surfing (menjelajah) atau browsing.

Ketika komputer-komputer yang membentuk jaringan semakin banyak digunakan di industri-industri maupun perkantoran kecil hingga besar, dan ketika beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses terdistribusi (Distributed Processing).

Sunday, June 2, 2013

TEKNIK PENYALURAN SINYAL

Komunikasi data antarkomputer dalam topologi jaringan memerlukan teknik penyaluran sinyal agar data yang terkirim sesuai keadaan yang sebenarnya atau sesuai keinginan. Secara singkat dapat diuraikan bahwa teknik penyaluran sinyal dalam saluran media transmisi dengan menggunakan teknik sebagai berikut:

1. Baseband 
Menggunakan sinyal digital. Transmisi yang digunakan bersifat bidirectional dan dipakai hanya untuk topologi bus yang jangkauannya pendek. Media yang digunakan adalah kabel coaxial (50ohm), dengan spesifikasi IEEE 802.3 (Ethernet). Bila inti kabel coaxial berdiameter 0.4 inch dan data rate 10 Mbps, maka perangkat ini kita dapat menjangkau jarak 500 m (dikenal dengan sebutan 10BASE5). Untuk jarak yang lebih jauh dapat digunakan repeater.

2. Broadband

Menggunakan sinyal analog dengan Frekuency Division Multiplexing (FDM). Spektrum media transmisi dapat dibagi sesuai keperluan. Jarak yang dapat dijangkau lebih jauh dibanding baseband dan mendukung topologi tree; merupakan hubungan undirectional yang penuh, yang mengharuskan ada dua saluran data. Semua stasiun mengirim sinyal melalui inbound dan menerima sinyal dari saluran outbond dengan cara:
  • Memakai dua kabel terpisah (dual cable), atau
  • Memakai satu kabel dengan frekuensi modulasi berbeda (split)
  • Memakai media transmisi kabel coaxcial 75 ohm dan data selalu dimodulasi terlebih dahulu, lebih baik dari baseband karena dapat mengirimkan voice dan video secara bersamaan.

MANFAAT JARINGAN KOMPUTER

Manfaat jaringan komputer bagi user dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu untuk kebutuhan perusahaan dan jaringan untuk umum.
Tujuan utama dari terbangunnya sebuah jaringan pada suatu perusahaan adalah:

Resource sharing yang bertujuan agar seluruh program, peralatan, khususnya data, bisa digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai.

High reliability (keandalan tinggi) yang diperoleh karena tersedianya sumber daya alternatif. Misalnya, semua file dapat disalin (back up) ke semua mesin sehingga bila salah satu mesin mati, maka file tetap dapat diakses dari mesin lain yang masih aktif. Selain itu dengan adanya CPU yang banyak maka bila salah satu CPU tidak dipakai, maka CPU lain akan mengambil alih tugasnya, walaupun kinerjanya jadi menurun. Kemampuan melanjutkan pekerjaan saat mendapatkan masalah pada perangkat keras adalah suatu hal yang sangat penting.

Saving money (menghemat uang). Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibanding dengan komputer yang besar. Komputer mainframe kira-kira memiliki kecepatan 10 x lipat kecepatan komputer pribadi, akan tetapi harga mainframe 10 x lebih mahal.

Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja ini menyebabkan para perancang sistem merasa lebih baik membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer kecil (PC).

Manfaat jaringan komputer untuk umum:

Jaringan komputer akan memberikan layanan yang berbeda kepada perorangan di rumah-rumah dibandingkan dengan layanan yang diberikan perusahaan. Terdapat tiga hal pokok yang menjadi daya tarik jaringan komputer pada perorangan yaitu:

  1. Access ke informasi yang berada di tempat lain (seperti diakses berita hari ini, info e-goverment, e-commerce atau e-business), semuanya uptodate.
  2. Komunikasi orang ke orang (Person to Person seperti e-mail, chatting, video conferene dll).
  3. Hiburan interaktif (seperti nonton acara tv on-line, radio streaming, download film atau lagu dll).

Saturday, June 1, 2013

Masalah-masalah Sosial yang Ditimbulkan oleh Jaringan Komputer (Internet)

Penggunaan jaringan oleh masyarakat luas akan menyebabkan timbulnya masalah-masalah sosial, etika, politik, maupun ekonomi yang tak terelakkan. Internet telah masuk ke segala penjuru kehidupan masyarakat. Semua orang dapat memanfaatkannya tanpa memandang status sosial, usia, dan juga jenis kelamin.

Penggunaan internet tidak akan menimbulkan masalah selama subjeknya terbatas pada topik-topik teknis, pendidikan atau hobi, juga hal-hal yang masih dalam norma-norma kehidupan, tetapi kesulitan mulai muncul bila suatu situs di internet mempunyai topik yang sangat menarik perhatian orang, seperti pertentangan politik,  
agama, sex, dan lain-lain.

Koneksi jaringan komputer/internet ini juga akan menimbulkan masalah ekonomi yang serius bila teknologinya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan pribadi namun merugikan pihak lain, misalnya kegiatan carding, download software komersil secara ilegal, dan sebagainya.

Gambar-gambar yang dipasang di situs-situs internet mungkin merupakan sesuatu yang biasa bagi sebagian orang, namun sangat mengganggu bagi sebagian orang lain (karena bisa menimbulkan masalah SARA).

Selain itu, bentuk pesan-pesan tidaklah terbatas hanya pesan tekstual saja. Foto berwarna dengan resolusi tinggi dan bahkan videoclip singkatpun sekarang sudah dapat dengan mudah disebar-luaskan melalui jaringan komputer.

Sebagian orang dapat bersikap acuh tak acuh, tapi sebagian lainnya pemasangan materi tertentu (misalnya pornografi) merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima.

TIPE-TIPE FIREWALL

Pada kesempatan yang lalu saya sudah menulis artikel tentang firewall, jadi pada kesempatan ini saya akan coba memaparkan tipe-tipe dari firewall.

Pada hakekatnya tugas firewall adalah untuk menyaring lalu lintas dari internet untuk masuk atau keluar LAN milik Anda. Penyaringan lalu lintas tersebut tergantung pada tipe firewall yang dipakai dan tergantung peraturan-peraturan yang diterapkan pada firewall.
Umumnya firewall dapat dibagi atas empat tipe, sebagai berikut:

1. Packet Filter Firewall
Jenis firewall ini adalah yang paling sederhana dan sering dipakai karena tidak mahal biayanya dan cukup efektif. Firewall ini menggunakan metode penyaringan paket data yang dikirim dan yang diterima sesuai dengan paraturan yang dibuat.

Setiap paket data memiliki informasi mengenai alamat pengirim dan alamat penerima. Firewall ini menyaring lalu lintas paket-paket yang masuk atau keluar pintu gerbang firewall. Firewall ini bekerja pada lapisan network OSI dan umumnya menyaring paket berdasarkan IP address asal, IP address yang dituju, dan nomor port yang dipakai. Karena bekerja pada lapisan network OSI, firewall ini tidak mampu menyaring aplikasi-aplikasi yang bekerja pada lapisan application OSI.

2. Stateful Inspection Firewall
Teknologi Stateful Infection ini ditemukan oleh perusahaan Check Point. Firewall dengan metode stateful inspection ini bekerja di antara lapisan data link dan network referensi model OSI. Jika suatu paket data diterima, langkah pertama yang dilakukan oleh stateful inspection ini adalah memeriksa informasi header paket data dengan tabel state untuk melihat apakah sudah ada jalur yang tersedia untuk paket tersebut. Jika jalur sudah tersedia, maka stateful inspection membuat asumsi bahwa paket boleh diterima dan diteruskan ke tujuannya. Jika jalur belum tersedia, maka stateful inspection mencocokkan paket data dengan peraturan keamanan (security policy) yang telah dibuat untuk menentukan apakah paket mendapat izin untuk diteruskan. Di dalam tugasnya, stateful inspection terus-menerus mengawasi setipa koneksi yang terjadi dan membuat catatan pada tabel status yang dimilikinya.

Dengan tipe stateful inspection ini, dapat Anda buat peraturan keamanan yang tidak mengizinkan lalu lintas file sharing seperti Torrent dan Limewire lewat firewall.

3. Application Filter Firewall
Application filter firewall ini bekerja pada lapisan application OSI sehingga dapat menyaring aplikasi-aplikasi yang dipakai untuk akses ke Internet. Tipe firewall ini umumnya agak mahal harganya karena lebih kompleks.

4. Proxy Firewall
Fasilitas proxy server mempergunakan perantara (proxy) sebagai jembatan hubungan antara LAN dan WAN/Inernet. Jika Anda mengonfigurasikan web browser itu tidak langsung menghubungi situs web yang dicari. Melainkan web browser tersebut mnghubungi proxy server dan mengajukan permohonan untuk mendapatkan alamat situs web untuk Anda. Jadi pada prinsipnya, proxy server ini menyembunyikan identitas komputer-komputer yang berada di dalam jaringan LAN sehingga tidak mudah untuk diakses oleh pihak luar.

Proxy server umumnya berfungsi pada lapisan aplikasi, oleh sebab itu sering juga disebut application firewall. Jika packet filter hanya berfungsi menyaring paket-paket yang diterima tanpa mengubah paket-paket tersebut, proxy server menerima dan mengubah alamat paket dengan memberikan alamat proxy server. Dengan demikian, menyembunyikan alamat pengirim yang sebenarnya. Untuk itu, proxy server umumnya mempergunakan metode yang dinamakan Network Address Translation (NAT), yang berfungsi untuk menyembunyikan IP address pribadi yang dipakai oleh LAN. Selain memeriksa alamat paket, proxy server juga memeriksa isi paket.

Salah satu fungsi roxy server adalah sebagai penyimpanan dan penerus (store and forward) cache. Pada saat proxy server menyortir informasi yang diterima, informasi tersebut disimpan olehnya sehingga jika ada pemakai lain memohon informasi yang sama, informasi tersebut sudah tersedia dan dapat diteruskan dengan sangat cepat.

Hal ini menyebabkan proxy server lebih kompleks dibandingkan dengan packet filter.